Books

Alam Sebagai Guru

Alam Sebagai Guru

Dr. Hanafi Sofyan

Solusi Bangun Nusantara

email : sbn.publika@gmail.com

www.greenadab.com

Perpustakaan Nasional: Katalog alam Terbitan (KDT)

Sofyan, Hanafi

Alam Sebagai Guru, Hanafi Sofyan

                Cet. 1- Jakarta: SBN Publika, 2019

  • xii,  ……….. hlm, 21 cm
  • ISBN 978-623-91501-1-2
  •  
  •                                                 I. Judul
  • Pertama kali diterbitkan dalam Bahasa Indonesia oleh Penerbit Solusi Bangun Nusantara, Agustus 2019, Jakarta

Hak Cipta pada penulis

Desain Sampul: QAMedia

Penata teks: Muhamad Muhtar

Hak cipta dilindungi oleh undang-undang

Dilarang mengutip atau memerbanyak sebagian

atau seluruh isi buku tanpa izin tertulis dari Penerbit

Solusi Bangun Nusantara

email: sbn.publika@gmail.com

DAFTAR ISI

Bab 1. Mengenal Alam   –1

Alam Makro   –3

Alam Mikro   –6

Ketersambungan kedua alam   –10

Bab 2. Alam Sebagai Ilmu   –19

Kosmologi   –23

Sains   –28

Bab 3. Alam dalam Al-Quran dan Hadis   –33

Bab 4. Alam Menurut Ibnu Arabi, Ikhwan Al-Shafa, dan SH. Nasr   –65

Bab 5. Menyangkal Hak Alam dan Hak Tuhan   –99

Bab 6. Manusia Sebagai perusak Alam   –125

Bab 7. Merawat Alam cara Islami   –147

Jepang   –150

New Zealand   –152

Negara-negara Islam?   –158

Bab 8. Bencana Alam: Jika alam tidak bisa menyembuh luka   –165

Penutup   –189

Daftar Pustaka   191

Kata Pengantar

Kecerdasan manusia bisa dilatih dengan berguru; tapi kearifan manusia hanya terasah dengan ketersambungan dengan alam dan Sang Pencipta alam. Jika kecerdasan tanpa ketersambungan sering membuat manusia tergelincir dalam kesombongan dan menumbuhkan ego karena manusia cenderung berkehendak dan membabi buta.

Alam cenderung menyesuaikan diri dengan lingkungan, harmonis, bahkan menerima keadaaan yang berbatu, kering atau banjir. Bahkan kadang dipatah, dipotong, dibakar dan diinjak pun alam masih memberikan manfaat kepada manusia, karena memang untuk manusialah alam diciptakan. Tetapi bukan untuk dirusak dan dihancurkan, tetapi ada amanah untuk menjaganya lestari sehingga generasi berikutnya masih bisa menikmati.

Alam yang hidup dan bertasbih memberi banyak tanda-tanda kegelisahaan, kemarahan, tetapi juga mengantarkan kegembiraan dengan memberi bunga, buah, pemandangan yang indah dan udara yang nyaman. Hanya mereka yang bisa ‘melihat dan merasakan’ kehadiran dan kebersamaan alam demi manusia lah yang akan mendapatkan manfaat ilmu dan kearifan. Tentunya dengan cara berguru kepada kepasrahan dan kegigihan dalam mengantarkan makanan dari dalam tanah dan menyambut sinar mentari sebagai enerji kehidupan.

Semoga buku ini bisa meuntun kita untuk tafakur, tadabur dan mencintai alam, sebagaimana alam mencintai manusia tanpa pamrih.

Dr. Hanafi Sofyan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *